ujian tadi bener-bener buat otaku panas. ahh, asal kalian tau itu susahnya luar biasa. rencananya hari ini aku hendak pulang ke kota tempat orang tuaku tinggal, ke kota yang menyimpan segala macam kenangan selama 18 tahun aku hidup, cirebon.
namun rencana itu tidak terlaksana, a.k.a batal.
ayahku berkata, "kalau memang masih banyak kegiatan, ya tidak usah pulang"
terlebih lagi udara jakarta siang ini mendung, dan itu membuatku malas sekali untuk pergi. alhasil ya, rencana pulang benar-benar batal.
sepulang kampus, aku menemani sahabatku, adis mencetak foto. dan tiba-tiba jakarta menjadi panas. wuihhh, itu panasnya berbanding terbalik dengan awal tadi kita pulang kampus yang udaranya masih dingin.
semuanya sudah selesai. semua urusan telah terpenuhi. mencuci cetak foto dan makan.
sesampapainya aku dan adis ke tempat peristirahatan, yaitu rumah adis. rumahnya tidak jauh dari kosan tempat aku tinggal. jadi salah satu tempat mencariku ketika aku menghilang adalah rumah adis. ahahaha, maka dari itu jangan pernah khawatir jika aku menghilang. kalian bisa menanyakanya pada adis. (ahaha, sok iya ada yang peduli)
pacarku menghilang, enatah kemana. palingan jika nanti dia menghubungiku alasan dia adalah baru bangun. ahhh, aku mengerti ko. hehehhe
aku ingin keluar untuk sekedar makan atau nongkrong. bersama orang-orang yang aku sayangi tentunya :)
jam 18.00, belum juga dia menghubungiku. hmmmm. tau ah ribet.
adis mengajaku untuk foto-foto dikamar ungunya, hingga aku terburu-buru gini menulis. shit. gak enak banget nulis diburu-buru. tapi gak papa kalau buat foto. ahahhah. :))
ahh, aku mauuu keluarrr. mau mainnnn!!!!!
Saturday, November 13, 2010
Tuesday, November 9, 2010
akhirnya aku yakin untuk memilih
aku telah memilih, walau aku tidak percaya dengan semua pernyataanya kepadaku. tidak, bukan tidak percaya, namun belum percaya. mungkin besok, lusa atau aku pun tidak tau kapan aku bisa benar-benar percaya.
maaf jika aku terlalu sering membahas lelaki yang seharusnya tidak lagi diungkit kehadiranya. aku hanya ingin memberitahu kau sedikit tentangnya. walau aku tau kamu tidak perduli. aku hanya tidak ingin nantinya akan ada salah paham yang nantinya bisa merusak semuanya.
aku tidak akan lagi mencintai dengan menggebu, aku akan mencintai dengan sederhana.
sederhana bukan berrti aku main-main. aku hanya ingin tidak ada lagi sakit. aku ingin semuanya berjalan apa adanya.
mungkin aku membuat komitmen yang susah untuk dipahami. aku akan berusaha membebaskanya, aku percaya ia tau akan batasan2nya. aku berusaha tidak akan ingin tau hal-hal yang menjadi privasinya, dia memiliki kehidupanya sendiri dan aku akan menghargai itu.
aku adalah perempuan yang percaya "berbohong untuk kebaikan itu bisa. tidak apa2", namun untuk kali ini rasanya aku takut sekali untuk berbohong padanya.
"lo bohong sama gue, gue pasti tau itu"
dia berkata seperti itu, dan itu membuat aku takut untuk berbuat suatu kebohongan. sepertinya aku harus memakai cadar jika aku hendak berbohong. :D
sehingga sepertinya aku harus membuang jauh-jauh kaliamat seperti itu. bohong itu tidak boleh.
aku akan merubah sesuatu yang sekiranya baik untuk ku juga. aku berusaha membuang apapun itu yang tidak baik. ingatkan saja aku. :)
aku tidak tau mengapa aku bisa menyukainya. bisa tertarik akan hadirnya.
aku bingung atas pernyataanku sendiri.
maaf jika aku terlalu sering membahas lelaki yang seharusnya tidak lagi diungkit kehadiranya. aku hanya ingin memberitahu kau sedikit tentangnya. walau aku tau kamu tidak perduli. aku hanya tidak ingin nantinya akan ada salah paham yang nantinya bisa merusak semuanya.
aku tidak akan lagi mencintai dengan menggebu, aku akan mencintai dengan sederhana.
sederhana bukan berrti aku main-main. aku hanya ingin tidak ada lagi sakit. aku ingin semuanya berjalan apa adanya.
mungkin aku membuat komitmen yang susah untuk dipahami. aku akan berusaha membebaskanya, aku percaya ia tau akan batasan2nya. aku berusaha tidak akan ingin tau hal-hal yang menjadi privasinya, dia memiliki kehidupanya sendiri dan aku akan menghargai itu.
aku adalah perempuan yang percaya "berbohong untuk kebaikan itu bisa. tidak apa2", namun untuk kali ini rasanya aku takut sekali untuk berbohong padanya.
"lo bohong sama gue, gue pasti tau itu"
dia berkata seperti itu, dan itu membuat aku takut untuk berbuat suatu kebohongan. sepertinya aku harus memakai cadar jika aku hendak berbohong. :D
sehingga sepertinya aku harus membuang jauh-jauh kaliamat seperti itu. bohong itu tidak boleh.
aku akan merubah sesuatu yang sekiranya baik untuk ku juga. aku berusaha membuang apapun itu yang tidak baik. ingatkan saja aku. :)
aku tidak tau mengapa aku bisa menyukainya. bisa tertarik akan hadirnya.
aku bingung atas pernyataanku sendiri.
Saturday, October 30, 2010
one week
sepertinya aku tidak memiliki waktu banyak.
rasanya aku ingin sekali membuat semuanya terjadi sekejap mata. hingga semua selesei pada saat semuanya telah terlunasi.
rasanya ingin sekali aku menjadi diriku sendiri. memperlihatkan ketakutanku yang sangat-sangat besar. bukan menutup-nutupinya dengan hal-hal yang seolah-olah memperlihatkan bahwa ak sangat baik-baik saja.
tidak pernah sedikitpun terfikir bahwa akan seperti ini. kenapa aku harus tau?? mungkin lebih baik aku tidak mengetahuinya. ak takut. benar-benar takut.
kalau saja ini bisa ditawar, aku akan melakukan apapun itu agar ak bisa melakukan tepat pada waktunya tanpa pernah menyakiti siapapun termasuk menyakiti diriku sendiri.
melakukan apapun yang membuahkan hasil yang tidak akan membuat aku kecewa. maafkan aku jika nanti hasilnya tidak seperti yang di harapkan, namun memang aku masih dalam proses berfikir.
dan untuk yang kemarin telah menjadi kekasihku, ahhh tak tau lagi aku harus berkata apa. ayolahh beri aku keyakinan. apapun itu.keyakinan terburuk pun aku terima. jangan hanya diam. Ya Allah, berhentilah sejenak mengujiku.
rasanya aku ingin sekali membuat semuanya terjadi sekejap mata. hingga semua selesei pada saat semuanya telah terlunasi.
rasanya ingin sekali aku menjadi diriku sendiri. memperlihatkan ketakutanku yang sangat-sangat besar. bukan menutup-nutupinya dengan hal-hal yang seolah-olah memperlihatkan bahwa ak sangat baik-baik saja.
tidak pernah sedikitpun terfikir bahwa akan seperti ini. kenapa aku harus tau?? mungkin lebih baik aku tidak mengetahuinya. ak takut. benar-benar takut.
kalau saja ini bisa ditawar, aku akan melakukan apapun itu agar ak bisa melakukan tepat pada waktunya tanpa pernah menyakiti siapapun termasuk menyakiti diriku sendiri.
melakukan apapun yang membuahkan hasil yang tidak akan membuat aku kecewa. maafkan aku jika nanti hasilnya tidak seperti yang di harapkan, namun memang aku masih dalam proses berfikir.
dan untuk yang kemarin telah menjadi kekasihku, ahhh tak tau lagi aku harus berkata apa. ayolahh beri aku keyakinan. apapun itu.keyakinan terburuk pun aku terima. jangan hanya diam. Ya Allah, berhentilah sejenak mengujiku.
Thursday, October 28, 2010
Monday, October 25, 2010
lagi-lagi kaya gini. Parah!
parah, parah! lagi-lagi kaya gini. harusnya gue diberi tahu tentang situasi dan kondisi yang terjadi. seperti menemukan kucing dalam karung.
gilaaaaaa! gue kaya orang bodoh sekaraang. gue emang gk merasa apa-apa. suka memang. sama seperti gue suka sama yang lainya. dengan tau seperti inipun gue gak merasa kecewa. gue hanya merasa menjadi bodoh. tidak salah ternyaa dia memanggil gue "bodoh". ahhahahah ngakak gue kalo ngebayangin lagi.
berkali-kali gue selalu salah. hari inipun gue salah. gue mohon, besok jangan salah-salah lagi.
gila aja apa, gue ngedeketin pacar orang! sumpah, kali ini gue gk tau. awalnya bukan dari gue. gue bener-bener gak tau.
gue udah berubah, gue bukan lagi ce yang iseng-iseng dan dengan sengaja suka dengan pacar orang. ya ampunnn, saat gue punya pacar nanti tolong gue gak mau kejadian ini terjadi sama gue.
gue kaget setengah mampus ngeliatnya. gue tau dengan sendirinya. dan sahabat gue cm bilang "tar gue ceritain sel sebenernya, sama ko kaya cerita gue sama co gue" wewww. agak-agak rumit kayaknya.
emang gak bisa gue pungkiri, gue suka pada saat pertama gue liat dia. sama kaya dulu pertama kali gue liat mantan gue.
sumpah ya, gak perlu waktu lama buat bisa deket sama dia. apa karena gue nya kegenitan apa gimana yaaa?? reflek aja gitu buat gue. gue cuma mau dia nyaman ada sama gue.
dan untuk selanjutnya gue gak tau harus gimana. gue serahin sama sahabat gue yang jadi sutradara dalam episode kali ini. gue cuma pemain. dan sebisa mungkin gue batasin perasaan gue ini. santai kaya di pantai, selo kaya di pulo. ahahahah. lama-lama gila juga gue.
merinding busway gue. parah parah parah.
gilaaaaaa! gue kaya orang bodoh sekaraang. gue emang gk merasa apa-apa. suka memang. sama seperti gue suka sama yang lainya. dengan tau seperti inipun gue gak merasa kecewa. gue hanya merasa menjadi bodoh. tidak salah ternyaa dia memanggil gue "bodoh". ahhahahah ngakak gue kalo ngebayangin lagi.
berkali-kali gue selalu salah. hari inipun gue salah. gue mohon, besok jangan salah-salah lagi.
gila aja apa, gue ngedeketin pacar orang! sumpah, kali ini gue gk tau. awalnya bukan dari gue. gue bener-bener gak tau.
gue udah berubah, gue bukan lagi ce yang iseng-iseng dan dengan sengaja suka dengan pacar orang. ya ampunnn, saat gue punya pacar nanti tolong gue gak mau kejadian ini terjadi sama gue.
gue kaget setengah mampus ngeliatnya. gue tau dengan sendirinya. dan sahabat gue cm bilang "tar gue ceritain sel sebenernya, sama ko kaya cerita gue sama co gue" wewww. agak-agak rumit kayaknya.
emang gak bisa gue pungkiri, gue suka pada saat pertama gue liat dia. sama kaya dulu pertama kali gue liat mantan gue.
sumpah ya, gak perlu waktu lama buat bisa deket sama dia. apa karena gue nya kegenitan apa gimana yaaa?? reflek aja gitu buat gue. gue cuma mau dia nyaman ada sama gue.
dan untuk selanjutnya gue gak tau harus gimana. gue serahin sama sahabat gue yang jadi sutradara dalam episode kali ini. gue cuma pemain. dan sebisa mungkin gue batasin perasaan gue ini. santai kaya di pantai, selo kaya di pulo. ahahahah. lama-lama gila juga gue.
merinding busway gue. parah parah parah.
Thursday, October 7, 2010
mencari kebenaran dalam coba-coba
tidak pernah terfikirkan di otaku untuk bermain hati. aku hanya mencari kesenangan dalam duniaku sendiri. bukanya aku memberi banyak harapan dan hanya mempermainkan.namun disinilah aku menemukan kesenangan. aku hanya menganggap semua itu sama.tidak ada yang lebih. mungkin ini sedikit frontal untuk di curahkan. sedikit tidak manusiawi yang hanya memikirkan diri sendiri.
aku tidak pernah berkata bahwa aku tidak membuka hati. aku pun sama seperti perempuan-perempuan lainya yang menginginkan jatuh cinta. namun sepertinya cinta tak pernah enggan untuk sekedar menyapa. dan alhasil aku hanya mencoba-coba :)
melihat tulisan sebelumnya mungkin aku terkesan munafik yang tidak menginginkan ikatan. untuk sekarang memang aku tidak menginginkan, karena aku belum merasakan lagi jatuh cinta. hanya sekedar suka dan suka. mungkin, besok, lusa, atau minggu depan, bahkan mungkin tahun depan ak baru akan menulis cerita yang berisikan jatuh cinta. yang menceritakan sosok lelaki yang tidak hanya aku suka namun lebih dari itu.
hidup itu begitu sia-sia untuk di isikan dengan kebohongan. dengan kepura-puraan. aku mencoba bukan untuk bermain. namun untuk mencari yang benar. bukan yang salah.
cinta itu datangnya tidak pernah salah. aku pun tidak menyesali apapun. dan ak tidak menghujat cinta yang datangnya tidak tepat.
semuanya itu datang memiliki maksud bukanya tidak tanpa maksud. ya, mungkin seperti inilah yang harus aku jalani. aku tidak akan tergesa-gesa atau memaksakan sesuatu itu ada. aku masih memiliki banyak waktuuu.sangat banyak. semoga jika aku diberi umur panjang. amin.
dan buat orang-orang yang sengaja ataupun tidak sengaja tersakiti hatinya karena sikap dan perkataanku, dengan rendah hati aku meminta maaf. karena seperti inilah aku. perempuan dengan keegoisan tinggi yang hanya memikirkan diri sendiri. namun jangan pernah salah menilaiku. bahwa aku pun bisa sangat-sangat peduli pada orang lain. itu karena cinta.
cinta. itulah cinta. ajaib buatku. bisa membuat aku menjadi orang yang dapat menghargai orang lain.
aku mencintai semua yang ada dalam hidupku. mencintai segala yang terjadi. dan mencintai segala sesuatu yang belum terlihat namun kuyakini kehadiranya.
aku mencintai semuanya :)
aku tidak pernah berkata bahwa aku tidak membuka hati. aku pun sama seperti perempuan-perempuan lainya yang menginginkan jatuh cinta. namun sepertinya cinta tak pernah enggan untuk sekedar menyapa. dan alhasil aku hanya mencoba-coba :)
melihat tulisan sebelumnya mungkin aku terkesan munafik yang tidak menginginkan ikatan. untuk sekarang memang aku tidak menginginkan, karena aku belum merasakan lagi jatuh cinta. hanya sekedar suka dan suka. mungkin, besok, lusa, atau minggu depan, bahkan mungkin tahun depan ak baru akan menulis cerita yang berisikan jatuh cinta. yang menceritakan sosok lelaki yang tidak hanya aku suka namun lebih dari itu.
hidup itu begitu sia-sia untuk di isikan dengan kebohongan. dengan kepura-puraan. aku mencoba bukan untuk bermain. namun untuk mencari yang benar. bukan yang salah.
cinta itu datangnya tidak pernah salah. aku pun tidak menyesali apapun. dan ak tidak menghujat cinta yang datangnya tidak tepat.
semuanya itu datang memiliki maksud bukanya tidak tanpa maksud. ya, mungkin seperti inilah yang harus aku jalani. aku tidak akan tergesa-gesa atau memaksakan sesuatu itu ada. aku masih memiliki banyak waktuuu.sangat banyak. semoga jika aku diberi umur panjang. amin.
dan buat orang-orang yang sengaja ataupun tidak sengaja tersakiti hatinya karena sikap dan perkataanku, dengan rendah hati aku meminta maaf. karena seperti inilah aku. perempuan dengan keegoisan tinggi yang hanya memikirkan diri sendiri. namun jangan pernah salah menilaiku. bahwa aku pun bisa sangat-sangat peduli pada orang lain. itu karena cinta.
cinta. itulah cinta. ajaib buatku. bisa membuat aku menjadi orang yang dapat menghargai orang lain.
aku mencintai semua yang ada dalam hidupku. mencintai segala yang terjadi. dan mencintai segala sesuatu yang belum terlihat namun kuyakini kehadiranya.
aku mencintai semuanya :)
Wednesday, September 22, 2010
Inilah keterbatasan dalam hidup
bukan, bukannya aku tidak mau mencoba, bukannya aku trauma akan kenangan masa lalu, ataupun takut untuk hanya menatap ke depan
dan aku pun bukannya tinggal diam jalan ditempat.
aku hanya sedang merasakan kenyamanan yang luar biasa, aku tidak menginginkan sebuah ikatan, dan aku pun tidak ingin disusahkan oleh sebuah komitmen
aku menyukai keadaan dan situasi seperti ini. dimana aku bebas berkarya, bebas melakukan apapun itu yang sekiranya bisa mendatangkan titik terang dalam menjalani hidup dan mengejar mimpi-mimpi yang terlanjur aku gantung pada titik taratas dalam otakku.
Bukannya aku egois, namun seperti inilah yang bisa aku lakukan.
Aku ingin mendalami sesuatu yang sedang aku jalani, dan aku tau ini tidak akan sejalan jika aku berkomitmen. Sehingga aku tidak ingin mengambil satu langkah ke depan untuk kehidupan percintaanku. Aku hanya ingin seperti ini.
Aku tidak ingin dililit oleh perasaan cemburu, perasaan yang membuat otakku selalu memikirkan dia, dia, dan dia. Perasaan yang hanya akan membuang-buang waktuku.
Fokus pada apa yang ingin aku capai tanpa ada rasa bersalah.
Karena memang benar apa yang dikatakan ayahku “cita dan cinta tidak akan bisa berjalan berdampingan”.
Ya, walaupun ada orang yang bisa menjalani keduanya sejalan tanpa merugikan satu sama lain. Tapi tidak dengan diriku.
Bukannya aku mengabaikan perasaanku. Mengabaikan kisah percintaanku. Aku hanya ingin memberhentikan sementara waktu. Sampai aku benar-benar mendapatkan apa yang aku tuju dalam hidup.
Cukup temani hari-hariku, cukup beri aku senyuman, dan cukup beri aku semangat. Bukankah itu lebih baik dari “berpacaran”??
Semua ini aku ambil untuk menebus semua dosa-dosaku di masa lalu. Dan untuk memberikan satu senyum di bibir kedua orangtuaku. Karena dengan berpacaran tidak akan membuat mereka tersenyum, malah mungkin kecewa.
Karena aku selalu diajarkan untuk “mengejar cita” bukan “mengejar cinta”.
Mengorbankan perasaan untuk kebahagiaan orang lain bukankah hal yang baik bukan? Apalagi meraka adalah orang2 yang rela mengorbankan apapun untuk diriku.
Apa aku tega membuat mereka kecewa? tidak akan.
dan aku pun bukannya tinggal diam jalan ditempat.
aku hanya sedang merasakan kenyamanan yang luar biasa, aku tidak menginginkan sebuah ikatan, dan aku pun tidak ingin disusahkan oleh sebuah komitmen
aku menyukai keadaan dan situasi seperti ini. dimana aku bebas berkarya, bebas melakukan apapun itu yang sekiranya bisa mendatangkan titik terang dalam menjalani hidup dan mengejar mimpi-mimpi yang terlanjur aku gantung pada titik taratas dalam otakku.
Bukannya aku egois, namun seperti inilah yang bisa aku lakukan.
Aku ingin mendalami sesuatu yang sedang aku jalani, dan aku tau ini tidak akan sejalan jika aku berkomitmen. Sehingga aku tidak ingin mengambil satu langkah ke depan untuk kehidupan percintaanku. Aku hanya ingin seperti ini.
Aku tidak ingin dililit oleh perasaan cemburu, perasaan yang membuat otakku selalu memikirkan dia, dia, dan dia. Perasaan yang hanya akan membuang-buang waktuku.
Fokus pada apa yang ingin aku capai tanpa ada rasa bersalah.
Karena memang benar apa yang dikatakan ayahku “cita dan cinta tidak akan bisa berjalan berdampingan”.
Ya, walaupun ada orang yang bisa menjalani keduanya sejalan tanpa merugikan satu sama lain. Tapi tidak dengan diriku.
Bukannya aku mengabaikan perasaanku. Mengabaikan kisah percintaanku. Aku hanya ingin memberhentikan sementara waktu. Sampai aku benar-benar mendapatkan apa yang aku tuju dalam hidup.
Cukup temani hari-hariku, cukup beri aku senyuman, dan cukup beri aku semangat. Bukankah itu lebih baik dari “berpacaran”??
Semua ini aku ambil untuk menebus semua dosa-dosaku di masa lalu. Dan untuk memberikan satu senyum di bibir kedua orangtuaku. Karena dengan berpacaran tidak akan membuat mereka tersenyum, malah mungkin kecewa.
Karena aku selalu diajarkan untuk “mengejar cita” bukan “mengejar cinta”.
Mengorbankan perasaan untuk kebahagiaan orang lain bukankah hal yang baik bukan? Apalagi meraka adalah orang2 yang rela mengorbankan apapun untuk diriku.
Apa aku tega membuat mereka kecewa? tidak akan.
Saturday, August 21, 2010
If I have a boyfriend
Jika ak punya lelaki yang baru, dia adalah laki-laki yang kuat. Laki2 yang tahan banting. Agar ia selalu bisa mengangkatku. Tidak akan pernah membuatku jatuh.
Jika ak punya pacara, ia adalah laki2 yang memiliki hati luas, agar ia selalu bisa menerimaku.
Jika aku punya pacar, dia adalah laki2 yang senyumnya tidak pernah luntur walau ak membuat kesalahan terberat sekalipun.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas atas komitmen yang telah ia buat. Bertanggung jawab atas janji2 yang telah diucapkan.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang akan selalu membaggakan aku. Seperti ak yang akan selalu banggakan dia.
Jika aku punya pacar, hidupnya akan diberikan kepadaku tanpa pernah mengabaikan orang2 sekitarnya yang menyayanginya.
Jika aku punya pacar, ia tidak akan pernah membuatku menangis, ia akan selalu membuatku tertawa walau harus mengorbankan dirinya.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang cintanya tidak pernah habis.
Jika aku punya pacar, ia akan selalu mendengarkan semua cerita2ku dan akan ikut tertawa jika ceritaku adalah certa yang lucu, dan akan memeluku jika ceritaku adalah satu cerita sedih.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang dewasa yang bisa membimbingku dalam menjalani hidup.
Jika, aku punya pacar, ia tidak akan merusak hidupku.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang supel, namun tidak genit.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang bisa menganggapa sahabatku adalah sahabat dia juga.
Jika aku punya pacar, ia akan memperbolehkanku terlihat cantik di depan umum.
Jika aku punya pacar, ia sesekali akan menjemputku sepulang kampus. Karena aku tau ia sibuk. dan tidak bisa menjemputku setiap hari., dan aku akan menghargai kesibukanya.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang hebat.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang dapat mengambil hati keluargaku.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang akan membuat hati ayahku luluh, dan akan memberikan lampu hijau pada hubungan aku dan dia.
Jika aku punya pacar, ia akan mengajarkanku sebuah keseriusan. Tidak hanya omongan, namun dalam prosesnya.
jika aku punya pacar, ia akan membuat segala mimpiku jadi nyata.
jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang setia, karena akupun akan setia.
Jika aku punya pacar, ia tidak akan pernah mendengarkan perkataan orang lain, ia akan selalu percayaiku.
Jika aku punya pacar, ia seorang yang tidak mudah menyerah. Selalu berusaha, berusaha dan berusaha.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang pandai memuji bukan gombal.
Jika aku punya pacar..
Jika aku punya pacar..
Jika aku punya pacar..
Jika ak punya pacara, ia adalah laki2 yang memiliki hati luas, agar ia selalu bisa menerimaku.
Jika aku punya pacar, dia adalah laki2 yang senyumnya tidak pernah luntur walau ak membuat kesalahan terberat sekalipun.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab atas atas komitmen yang telah ia buat. Bertanggung jawab atas janji2 yang telah diucapkan.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang akan selalu membaggakan aku. Seperti ak yang akan selalu banggakan dia.
Jika aku punya pacar, hidupnya akan diberikan kepadaku tanpa pernah mengabaikan orang2 sekitarnya yang menyayanginya.
Jika aku punya pacar, ia tidak akan pernah membuatku menangis, ia akan selalu membuatku tertawa walau harus mengorbankan dirinya.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang cintanya tidak pernah habis.
Jika aku punya pacar, ia akan selalu mendengarkan semua cerita2ku dan akan ikut tertawa jika ceritaku adalah certa yang lucu, dan akan memeluku jika ceritaku adalah satu cerita sedih.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang dewasa yang bisa membimbingku dalam menjalani hidup.
Jika, aku punya pacar, ia tidak akan merusak hidupku.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang supel, namun tidak genit.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang bisa menganggapa sahabatku adalah sahabat dia juga.
Jika aku punya pacar, ia akan memperbolehkanku terlihat cantik di depan umum.
Jika aku punya pacar, ia sesekali akan menjemputku sepulang kampus. Karena aku tau ia sibuk. dan tidak bisa menjemputku setiap hari., dan aku akan menghargai kesibukanya.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang hebat.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang dapat mengambil hati keluargaku.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang akan membuat hati ayahku luluh, dan akan memberikan lampu hijau pada hubungan aku dan dia.
Jika aku punya pacar, ia akan mengajarkanku sebuah keseriusan. Tidak hanya omongan, namun dalam prosesnya.
jika aku punya pacar, ia akan membuat segala mimpiku jadi nyata.
jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang setia, karena akupun akan setia.
Jika aku punya pacar, ia tidak akan pernah mendengarkan perkataan orang lain, ia akan selalu percayaiku.
Jika aku punya pacar, ia seorang yang tidak mudah menyerah. Selalu berusaha, berusaha dan berusaha.
Jika aku punya pacar, ia adalah laki2 yang pandai memuji bukan gombal.
Jika aku punya pacar..
Jika aku punya pacar..
Jika aku punya pacar..
Monday, August 9, 2010
Tak ada yang salah pada “malam”.
Malam, apa yang kalian pikirkan tentang malam? Sebuah waktu dimana matahari sudah enggan untuk besinar dan sebagai penggantinya adalah sang bulan yang sinarnya pun sebenarnya berasal dari matahari. Malam? Kadang malam menjadi satu waktu yang di dalamnya penuh dengan jalan yang salah. Namun, mengapa malam yang disalahkan? Knp bukan manusia2 yang telah menodai malam yang disalahkan? Aku pun tidak begitu menyukai malam, namun sekarang, dalam malam aku menemukan sisi ketenangan. Di malam itu lah ak bisa mengungkapkan segala kekesalan yang kadang muncul diwaktu siang.
Malam itu cantik. Tak hanya bulan yang datang. Bintang pun turut berpesta di langit. Cantik sekali. Walaupun kadang semua itu tertutup oleh mendung. Namun tidak masalah, karena aku akan segera tidur dan berharap esok malam bisa melihat mereka kembali berpesta.
Kesunyian membuat ak bisa menulis, membuatku bisa masuk kedalam ingatan dan berfantasi dalam pengharapanku. Dan aku menemukanya pada malam.
Malam akan terasa baik atau tidak tergantung pada individu-individu yang mejalani malam itu. Kejahatan pun banyak terjadi di waktu siang. Maka dari itu ak tidak menyukai orang yang beranggapan malam itu tidak baik. Malam itu indah, malam itu cantik.
Aku lebih memilih meninggalkan siang, daripada harus mengorbankan malam. Aku tergila-gila pada malam. Hembusan udaranya dingin, tidak seperti siang yang panasnya menyengat, merusak seluruh bagian tubuh yang terkena sinarnya,
Jadi, apa kalian masih membela siang daripada malam??
Dan bagi orang-orang yang beriman pun mereka menggunakan malam sebagai waktu untuk hanya berdua menemui Tuhanya. Berkeluh kesah pada sang Pencipta. menangis dipangkuan malam karena sesak menghadapi waktu siang. Disaat semua tertidur lelap disitu lah aku dapat berekpresi.
Sekali lagi aku tekankan, tak ada yang salah pada malam, malam itu indah. Malam itu cantik.
Malam itu cantik. Tak hanya bulan yang datang. Bintang pun turut berpesta di langit. Cantik sekali. Walaupun kadang semua itu tertutup oleh mendung. Namun tidak masalah, karena aku akan segera tidur dan berharap esok malam bisa melihat mereka kembali berpesta.
Kesunyian membuat ak bisa menulis, membuatku bisa masuk kedalam ingatan dan berfantasi dalam pengharapanku. Dan aku menemukanya pada malam.
Malam akan terasa baik atau tidak tergantung pada individu-individu yang mejalani malam itu. Kejahatan pun banyak terjadi di waktu siang. Maka dari itu ak tidak menyukai orang yang beranggapan malam itu tidak baik. Malam itu indah, malam itu cantik.
Aku lebih memilih meninggalkan siang, daripada harus mengorbankan malam. Aku tergila-gila pada malam. Hembusan udaranya dingin, tidak seperti siang yang panasnya menyengat, merusak seluruh bagian tubuh yang terkena sinarnya,
Jadi, apa kalian masih membela siang daripada malam??
Dan bagi orang-orang yang beriman pun mereka menggunakan malam sebagai waktu untuk hanya berdua menemui Tuhanya. Berkeluh kesah pada sang Pencipta. menangis dipangkuan malam karena sesak menghadapi waktu siang. Disaat semua tertidur lelap disitu lah aku dapat berekpresi.
Sekali lagi aku tekankan, tak ada yang salah pada malam, malam itu indah. Malam itu cantik.
Sunday, August 8, 2010
aku sudah melupakan
malam ini, entah malam keberapa aku hidup tanpa hadirnya. Tanpa senyumnya.
Aku fikir aku tidak akan bertahan, tidak akan sanggup dan tidak akan bisa melupakan dirinya ataupun sekedar melupakan bayangnya. Tapi mungkin kalimat itu terlalu berlebihan, aku hanya berfikiran satu hari itu. Hari dimana dia meminta aku melupakanya. Setelahnya, ternyata aku mulai bisa hidup tanpanya. Tidak lagi memikirkan dirinya, tidak lagi dikejar bayang-bayangnya. Rasanya lebih tenang. Benar dengan apa yang dikatakanya, bahwa hidupku dan dia akan lebih baik jika tidak berdampingan. Tidak akan ada lagi tenaga, waktu dan materi yang terbuang. Semuanya menjadi lebih baik, menjadi lebih indah.
aku percaya, Tuhan tidak akan memberikan masalah yang hambanya tidak dapat menjalaninya. Seperti itupun aku, jika Tuhan sudah memberi aku masalah dan kondisi seperti ini berarti aku pasti bisa melaluinya. Dan terjawab memang aku bisa.
Semuanya hanya tinggal kenangan, sama seperti laki-laki lain yang pernah menjadi kekasihku sebelumnya. Menjadi belahan jiwaku. Ah, ternyata aku punya banyak sekali jiwa cadangan. Ahahaha. Semua nya aku anggap belahan jiwa.
Aku tidak menyimpan benci sedikitpun, tidak ada. Dengan aku merasakan seperti ini tidak lantas membuatku menjadi wanita yang phobia laki-laki. Tidak ada di kamus hidupku seperti itu. Aku anggap ini penebusan dari dosa-dosaku yang dulu pernah berlaku seperti ini juga.
Aku tidak berniat mencari penggantinya. ‘tidak untuk saat ini”
Aku memang dekat dengan banyak laki-laki namun aku bukan seorang playgirl. Dan aku juga bukan ingin mencari pelampiasan. Aku hanya ingin mencari satu saja yang akan dapat menjadi nafasku.
Aku fikir aku tidak akan bertahan, tidak akan sanggup dan tidak akan bisa melupakan dirinya ataupun sekedar melupakan bayangnya. Tapi mungkin kalimat itu terlalu berlebihan, aku hanya berfikiran satu hari itu. Hari dimana dia meminta aku melupakanya. Setelahnya, ternyata aku mulai bisa hidup tanpanya. Tidak lagi memikirkan dirinya, tidak lagi dikejar bayang-bayangnya. Rasanya lebih tenang. Benar dengan apa yang dikatakanya, bahwa hidupku dan dia akan lebih baik jika tidak berdampingan. Tidak akan ada lagi tenaga, waktu dan materi yang terbuang. Semuanya menjadi lebih baik, menjadi lebih indah.
aku percaya, Tuhan tidak akan memberikan masalah yang hambanya tidak dapat menjalaninya. Seperti itupun aku, jika Tuhan sudah memberi aku masalah dan kondisi seperti ini berarti aku pasti bisa melaluinya. Dan terjawab memang aku bisa.
Semuanya hanya tinggal kenangan, sama seperti laki-laki lain yang pernah menjadi kekasihku sebelumnya. Menjadi belahan jiwaku. Ah, ternyata aku punya banyak sekali jiwa cadangan. Ahahaha. Semua nya aku anggap belahan jiwa.
Aku tidak menyimpan benci sedikitpun, tidak ada. Dengan aku merasakan seperti ini tidak lantas membuatku menjadi wanita yang phobia laki-laki. Tidak ada di kamus hidupku seperti itu. Aku anggap ini penebusan dari dosa-dosaku yang dulu pernah berlaku seperti ini juga.
Aku tidak berniat mencari penggantinya. ‘tidak untuk saat ini”
Aku memang dekat dengan banyak laki-laki namun aku bukan seorang playgirl. Dan aku juga bukan ingin mencari pelampiasan. Aku hanya ingin mencari satu saja yang akan dapat menjadi nafasku.
Subscribe to:
Posts (Atom)